Tanggamus l hariansiaga.co
Dalam rangka memperingati Hari Kartini, Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung menunjukkan kepeduliannya terhadap dunia pendidikan dengan memberikan bantuan perbaikan akses jalan menuju TK Satu Atap Gisting, Kecamatan Gisting, Kabupaten Tanggamus, Senin (20/4/2026)
Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan yayasan, Melvin Erdian dan Fredi, Irwan,Asisten Lapangan SPPG Purwodadi 02 Gisting Tanggamus, serta perwakilan aparat TNI dari Pos Angkatan Laut Kota Agung, Agus, dan Juni dari TNI Angkatan Darat.
Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Sekolah TK Satu Atap Gisting, Epi Yani, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan atas perhatian yang diberikan oleh yayasan terhadap kondisi sarana pendidikan di wilayah tersebut.
“Terima kasih Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung, khususnya kepada Ibu Firlinda, atas kepeduliannya terhadap sekolah kami,” ujarnya.
Antusiasme juga datang dari para siswa yang secara serentak menyampaikan ucapan terima kasih di dalam kelas. Mereka berharap perbaikan jalan tersebut dapat mempermudah akses sekolah dan meningkatkan kenyamanan dalam menuju belajar.
Ketua Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung, Firlinda, SH, SE, M.Kn., MH menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata dari implementasi semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam bidang pendidikan.
“Kegiatan ini adalah implementasi semangat Kartini untuk memberikan akses dan kesempatan belajar yang setara bagi semua,” ungkapnya.
Seperti yang diketahui, Kartini dikenal sebagai pelopor emansipasi perempuan di Indonesia yang menekankan pentingnya pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan derajat dan martabat perempuan. Gagasan tersebut hingga kini tetap relevan dalam mendorong kesetaraan dan kemajuan masyarakat.
Peringatan Hari Kartini sendiri didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 108 Tahun 1964, sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasanya dalam memperjuangkan hak perempuan.
Melalui kegiatan ini, Yayasan Nusantara Alam Abadi Lampung tidak hanya berkontribusi pada perbaikan infrastruktur, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Kartini—bahwa akses pendidikan yang layak merupakan hak setiap anak bangsa.
Oleh karena itu, semangat Kartini terus berlanjut, tidak hanya sebagai peringatan sejarah, tetapi sebagai gerakan nyata untuk mendorong kemajuan pendidikan dan kesetaraan di berbagai pelosok negeri.(Arsal)



