Notification

×

Iklan

Iklan

Tag Terpopuler

Gerak Cepat DKPTPH dan PPL Kota Agung, Petani Masih Menyimpan Harap, Wereng Tak Dibiarkan Berdaulat

Kamis, 05 Februari 2026 | Februari 05, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-02-05T15:21:41Z



Tanggamus ll hariansiaga.co


Merespons cepat keresahan petani, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Pekon Penanggungan bersama petani melaksanakan Gerakan Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (Gerdal) pada tanaman padi yang belum terserang hama wereng. Kegiatan ini berlangsung di Pekon Penanggungan, Kecamatan Kota Agung, Kabupaten Tanggamus, Rabu (4/2/2026).


Langkah pencegahan ini diambil sebagai tindak lanjut atas keluhan petani dalam beberapa hari terakhir, menyusul maraknya serangan hama wereng di sejumlah lahan persawahan. Bahkan, sebagian petani dilaporkan telah mengalami gagal panen akibat serangan hama tersebut.

Ketua Kelompok Tani Usaha Tani Jaya, Suwadak, mengaku sangat mengapresiasi dan menyambut antusias gerakan penyemprotan massal yang dilakukan oleh PPL Pekon Penanggungan. Menurutnya, upaya ini sangat penting untuk mencegah meluasnya serangan areng ke lahan-lahan yang masih aman.


“Ini langkah yang sangat tepat. Pencegahan harus dilakukan sebelum hama menyebar lebih luas ke sawah petani lain yang belum terserang,” ujar Suwadak.


Sementara itu, PPL Pekon Penanggungan, Firman Malik, menjelaskan bahwa setelah penyerahan obat pengontrol hama kepada petani, penyemprotan diarahkan lebih fokus ke bagian bawah batang padi. Hal ini disebabkan karena tidak ada kecenderungan untuk bersembunyi di area tersebut, terutama menjelang siang hari.


“Sebenarnya bukan hanya soal obat, tapi cara pengamatan di lapangan juga harus telaten. Begitu terlihat gejala awal, harus segera dilakukan penyemprotan ulang,” jelas Firman.


Para petani Pekon Penanggungan pun menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanggamus, khususnya Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura (DKPTPH), serta PPL yang dinilai sigap dan responsif terhadap kondisi di lapangan. Mereka merasa diperhatikan dan tidak dibiarkan menangani ancaman gagal panen sendirian.


Petani berharap, dengan gerak cepat DKPTPH dan PPL ini, serangan hama wereng dapat ditekan sehingga panen menjelang Lebaran nanti dapat berjalan optimal dan mencukupi kebutuhan rumah tangga.

“Ini bukan sekadar soal periuk yang harus diisi, tapi tentang senyuman anak-anak yang bisa menerima baju baru menjelang Lebaran,” pungkas Suwadak dengan penuh harap.(Sal)

TUTUP IKLAN
TUTUP IKLAN
×
Berita Terbaru Update